Kenapa Siaran FTA Tv Digital DVB-T2 tidak diacak ?


Siaran digital memang saat ini sudah menjadi standar penyiaran Internasional termasuk juga di Indonesia, beberapa siaran digital secara garis besar penyiarannya menggunakan teknologi DVB-T2 untuk teresterial, DVB-S2 untuk satelit dan DVB-C untuk tv kabel.

Pada penerapannya di Indonesia DVB-S menjadi standar digital yang penggunanya sangat banyak terutama daerah pedalaman yang tidak terjangkau sinyal tv analog atau blank spot cuma kelemahannya adalah siaran kadang diacak jika acara olahraga dan beberapa acara premium lainnya.

Berbeda dengan siaran digital DVB-T2 untuk siaran FTA tidak dilakukan pengacakan pada saat acara olahraga dan tayangan premium yang ditayangkan tv nasional tersebut, karena hal ini muncul beberapa pertanyaan yang masuk di kontak admin.

Berikut alasan kenapa siaran FTA DVB-T2 tidak diacak:

  • Siaran FTA jangkauannya terbatas hanya daerah sekitar pemancar tanpa takut spell over ke negara lain
  • Siaran DVB-T2 mempunyai hak siar untuk teresterial sehingga tidak akan diacak
  • DVB-T2 pengganti siaran teresterial analog yang memang sebelumnya tanpa acak

Itulah alasan kenapa siaran digital pada jalur DVB-T2 tidak diacak saat acara tertentu, artikel ini akan selalu diupdate jika ada perubahan kebijakan terkait pengacakan siaran pada DVB-T2, seluruh isi artikel di atas merupakan pendapat pribadi admin.