Nasib KVision Kartu Tayang Hilang atau Rusak


KVision pertama kali memperkenalkan receivernya ditahun 2014 sebelum piala dunia bergulir saat itu masih dimiliki oleh pihak Kompas TV, saat itu piala dunia hak siarnya jatuh pada dua tv berbayar baru yaitu KVision dan Viva+.

Berbeda dengan Viva+ yang sudah gulung tikar KVision masih bertahan dalam bisnis tv berbayar satelit akan tetapi sekarang sudah tergabung dalam MVN (MNC VISION NETWORK) sehingga line up siarannya hampir sama dengan MNC Vision (dulunya Indovision).

Receiver yang pertama kali muncul saat piala dunia 2014 itu masih menggunakan kartu tayang yang terpisah dari mainboard sehingga dapat dilepas dari body receiver.

Beberapa kasus permasalahan tentang kartu tayanag KVision ini seperti muncul popup di layar tv kartu tayang rusak, kartu tayang terbalik dan parahnya lagi kartu tayang tidak ada padahal kartu sudah dimasukkan.

Setelah melakukan eksperimen dapat kalian liat di akhir postingan videonya tim medianetral.site mencoba memakai receiver KVision putih jenis C1000 tanpa memasukkan kartu tayang maupun dengan membalik kartu tayang.

Hasilnya adalah receiver tersebut masih dapat dipakai untuk menonton siaran FTA seperti Indosiar, SCTV, Trans tv dan masih banyak lagi, kerennya lagi receiver ini sudah support siarannya yang Full HD.

Kekurangannya adalah saat kartu tayang hilang, rusak atau terfungsi receiver ini tidak dapat digunakan untuk berlangganan siaran premium atau menonton siaran FTV dari KVision.

Itulah artikel yang admin bahas berdasarkan pertanyaan dari pembaca artikel saya melalu kontak yang tertera di blog ini, semoga dapat bermanfaat.

Bagi yang kesulitan untuk memasang kartu tayang KVision seri ini cek video dibawah ini: